Review Artikel : Pembuatan Tablet Dengan Metode Granulasi Kering

Authors

  • Dewi Rahmawati Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Marthy Meliana Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Yani Ambari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Ismatun Maulidiyah Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Rizki Amalia Putri Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Safanda Tiara Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Miya Hartini Nur Wakhid Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Marselinus Seran Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Oktafia Damayanti Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Isna Wulan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo
  • Brelianty Nevy Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Anwar Medika, Sidoarjo

Keywords:

Dry Granulation, Tablet, Evaluation

Abstract

Dry granulation is a method that is carried out by making granules mechanically without the help of a binder. This method has several advantages, including using less equipment, being suitable for active ingredients that are not resistant to heat and humidity and speeding up the tablet disintegration time. The aim of this research is to find out how to make tablet preparations using the dry granulation method. The method used is by reviewing journals from Google Scholar, Pubmed, etc. from 2012-2024. The result of this research is to get the best formulation with various kinds of tests, then we can compare dry granulation and wet granulation, we can optimize the existing formulas.

References

Yenni Puspita Tanjung, Annisa ME Putri. Formulasi Tablet Effervescent Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior (Jack)) dengan Variasi Kombinasi Asam Sitrat dan Asam Tartrat. Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy 1 (2), 44-51, 2023

Agatha Budi Susiana Lestari, Maria Yuli Trisusilawati. Pengaruh asam fumarat-natrium bikarbonat terhadap kualitas granul effervescent teh hijau secara granulasi kering. Majalah Farmasi Indonesia 21 (4), 231-237, 2010

Retty Handayani, Nazmi Syaqib, Aji Najihudin. Evaluasi Granul Effervescent dari Berbagai Ekstrak. Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi 10 (1), 17-21, 2021

Erni Rustiani, Ulfa Nur Awinda. Formulasi Granul Efervesen Kombinasi Ekstrak Daun Torbangun dan Daging Buah Asam Jawa. Jurnal Jamu Indonesia (2022) 7(1):25-30

Rosmala Dewi, Iskandarsyah Iskandarsyah, Devi Octarina. Tablet Effervescent Ekstrak Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan variasi Kadar Pemanis Aspartam. Pharmaceutical Sciences and Research 1 (2), 6, 2014

Noval, Ilham Kuncahya, Adam Ferdian Sigit Pratama, Syafira Nabillah, Roosma Hatmayana. FORMULASI SEDIAAN TABLET EFFERVESCENT DARI EKSTRAK ETANOL TANAMAN BUNDUNG (Actinoscirpus grossus) SEBAGAI ANTIOKSIDAN. Jurnal Surya Medika 2021

Ni Made Dharma Shantini Suena, I Gede Made Suradnyana, Rr. Asih Juanita. Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Granul Effervescent dari Kombinasi Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma Zedoaria) dan Kunyit Kuning (Curcuma Longa L.). Jurnal Ilmiah Medicamento Vol.7 No.1 (2021)

Sholikhah, A. M. N., Amal, S., & Susilowati, F. (2018). Formulasi Tablet Effervescent Daun Kersen (Muntingia calabura L.) dengan Variasi Konsentrasi Effervescent Mix. Pharmasipha: Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy, 2(2), 37-41.

Palobo, F. N., Yamlean, P. V., & Yudistira, A. (2012). Formulasi granul effervescent ekstrak daun leilem (Clerodendrum minahassae L). PHARMACON, 1(2).

Khumaida, A., Mulyawati, D., Irawati, I., Prawati, N., & Amrillah, F. (2017). Formulasi tablet effervescent berbahan baku ekstrak kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum) SEBAGAI antioksidan. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 6(1), 27-36.

Ansel,H.C,(1999):Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh F.Ibrah ,Edisi IV, Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia(1995):Farmakope Indonesia, Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta

Depkes RI. (1979). Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan RI. Hal.6- 7.

Lachman, L., Lieberman, H.A., Kaning, J.L., (2013). Teori dan Praktek Farmasi Farmasi Industri. Jilid I edisi III. Diterjemahkan oleh Suyatmi S, Jakarta : UI Press. Hal:43- 57.110-113.

Sinaga, A. H., & Manalu, A. I. (2021). Sebagai Bahan Pengikat Terhadap Sifat Fisik Tablet Asam Asetil Salisilat. Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda, 4(2), 2655–3147. https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALFARMASI28Journalhomepage:https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALFARMASI

Downloads

Published

2024-07-05

How to Cite

Dewi Rahmawati, Marthy Meliana, Yani Ambari, Ismatun Maulidiyah, Rizki Amalia Putri, Safanda Tiara, … Brelianty Nevy. (2024). Review Artikel : Pembuatan Tablet Dengan Metode Granulasi Kering. Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 42–48. Retrieved from https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jfkes/article/view/1205