Kemandirian Anak Dalam Memasuki Usia Sekolah Dasar: Pentingnya Pembentukan Karakter Sejak Dini

Authors

  • Ruri Handayani Universitas Islam Sumatera Barat
  • Eka Putri Amelia Surya Universitas Islam Sumatera Barat
  • Maghriza Novita Syahti Universitas Islam Sumatera Barat

Keywords:

Kemandirian Anak, Perkembangan, Pembentukan Karakter

Abstract

Kemandirian anak memainkan peran krusial dalam perkembangan mereka, khususnya ketika memasuki usia sekolah dasar. Kemandirian tidak hanya mencakup kemampuan fisik untuk melakukan tugas-tugas sehari-hari secara mandiri, tetapi juga melibatkan pengembangan keterampilan sosial, emosional, dan kognitif yang penting untuk kesuksesan akademik dan kehidupan sehari-hari. Peran orang tua, lingkungan sosial, dan sekolah dalam mendukung kemandirian anak juga dibahas secara mendalam. Artikel ini juga menggambarkan pendekatan praktis untuk mengembangkan kemandirian anak, termasuk penggunaan metode pembelajaran aktif seperti pembelajaran berbasis masalah dan proyek, serta implementasi pembelajaran sosial dan emosional untuk memperkuat keterampilan manajemen diri dan interaksi sosial. Tantangan seperti overprotectiveness orang tua dan kurangnya dukungan dari lingkungan sosial dan sekolah juga dibahas, menekankan pentingnya kerjasama antara orang tua, guru, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan kemandirian anak. Dengan demikian, artikel ini memberikan pandangan komprehensif tentang bagaimana kemandirian anak pada usia sekolah dasar dapat diperkuat melalui pendekatan yang holistik dan terintegrasi.

References

Baumrind, D. (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56-95.

Berk, L. E. (2013). Child Development (9th ed.). Pearson.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.

Dewey, J. (1938). Experience and Education. Macmillan.

Erikson, E. H. (1963). Childhood and Society. Norton.

Grolnick, W. S., & Farkas, M. (2002). Parenting and the development of self-regulation. In M. H. Bornstein (Ed.), Handbook of Parenting: Practical Issues in Parenting (2nd ed., Vol. 5, pp. 89-110). Lawrence Erlbaum Associates.

Papalia, Diane E., Sally Wendkos Olds, dan Ruth Duskin Feldman. (2009). Human Development (Perkembangan Manusia). Jakarta: Salemba Humanika.

Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. International Universities Press.

Prianto, Puji Lestari. Kesiapan Anak Bersekolah. (2011). Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Nasiona

Santrock, John W. (2007). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.

Skinner, B. F. (1953). Science and Human Behavior. Macmillan.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Zimmerman, B. J. (2000). Attaining self-regulation: A social cognitive perspective. In M. Boekaerts, P. R. Pintrich, & M. Zeidner (Eds.), Handbook of Self-Regulation (pp. 13-39). Academic Press.

Downloads

Published

2024-07-11

How to Cite

Ruri Handayani, Eka Putri Amelia Surya, & Maghriza Novita Syahti. (2024). Kemandirian Anak Dalam Memasuki Usia Sekolah Dasar: Pentingnya Pembentukan Karakter Sejak Dini. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 2(2), 352–356. Retrieved from https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jpdsk/article/view/1291